RSS

Microsoft Seriusi Segmen Bisnis di Indonesia

22 Jan
Gambar
Liputan6.com, Jakarta : Tak hanya ingin fokus ke segmen end-user, Microsoft menyatakan komitmennya untuk serius menggarap segmen bisnis di Indonesia melalui Windows 8 Enterprise.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara perusahaan jasa shipping Arpeni Pratama Ocean Line Tbk. (APOL) dengan Microsoft yang berlangsung di Auditorium Microsoft, IDX, Senin (21/1/2013).

APOL berencana mengaplikasi sistem operasi Window 8 Enterprise pada komputer di kantor pusat mereka beserta 14 cabang lain. “Sekarang ini perusahaan kami masih menggunakan Windows XP, tapi sudah mulai testing untuk Windows 8 Enterprise,” kata Willy Hermawan, Head of IT APOL.

Lebih lanjut ia mengatakan, migrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerka perusahaan dalam melayani pelanggan. Sayangnya tidak disebutkan berapa besar anggaran yang diinvestasikan APOL untuk migrasi ke Windows 8 Enterprise ini.

“Kami tidak berfokus pada point investasinya berapa besar, yang jelas dengan aplikasi ini harapannya ada nilai tambah sehingga meningkatkan produktivitas,” ujar Lars Gruenitz, Chief Operating Officer APOL.

Tren BYOD

Istilah Bring Your Own Device (BYOD) belakangan menjadi tren di kalangan pekerja. Para karyawan banyak yang membawa perangkat mereka sendiri untuk dipakai bekerja.

“Sekarang ini kita tidak lagi bisa membedakan mana device pribadi dengan perusahaan, semuanya blured. Sekarang kita jarang sekali melihat eksekutif yang membawa banyak HP dan laptop. Mereka menenteng tablet, baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis,” jelas Darmawan Suandi, Technical Evangelist Microsoft, di acara penandatanganan kerjasama Microsoft dengan Arpeni Pratama Ocean Line Tbk.

Menurut Darmawan, Windows 8 Enterprise dapat dijalankan pada perangkat multi-compactor, diantaranya PC (personal computer), tablet, smartphone, dan piranti lainnya.

“Salah satu aplikasi yang berjalan di atas Windows 8 Enterprise adalah Windows To Go. Aplikasi ini memungkinkan semua materi juga sistem dari satu perangkat dipindah ke piranti lain dengan menggunakan USB. Kita bisa melakukan booting lewat USB,” jelas Darmawan.

Sementara itu, Lucky Gani selaku Windows Business Group Lead Microsft Indonesia, saat ditemui usai penandatanganan kerjasama dengan APOL mengatakan, selama ini Microsoft tidak hanya melayani kebutuhan konsumen pribadi dan pemerintah saja, tetapi juga segmen bisnis seperti telekomunikasi, manufaktur, perusahaan jasa, shipping, dan sebagainya.

“Saya tidak bisa menyebutkan segmen mana yang menjadi porsi besar konsumen Microsoft, yang jelas kami terbuka untuk memberikan pelayanan pada semua segmen,” kata Lucky.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 22, 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: